Skip to main content

Business Requirements Document

Template & Panduan Penulisan

Untuk Project Manager, Business Analyst, Technical Writer, Quality Assurance, Programmer, dan Anggota Tim Lainnya

Versi 2.0 | 2026


Panduan Penggunaan Template​

Template ini dirancang untuk membantu seluruh anggota tim proyek dalam membuat, membaca, dan memahami Business Requirements Document (BRD) dengan konsisten dan komprehensif.

Tujuan Dokumen Ini​

  • Mendokumentasikan kebutuhan bisnis secara lengkap sebelum pengembangan sistem dimulai
  • Memastikan semua kebutuhan bisnis, proses, aturan, dan tujuan organisasi tercakup
  • Menjadi dasar yang kuat untuk penyusunan PRD, FSD, dan dokumen teknis lainnya
  • Memfasilitasi persetujuan formal dari seluruh stakeholders sebelum proyek berjalan
  • Menjadi acuan tunggal (single source of truth) untuk seluruh keputusan bisnis proyek

Perbedaan BRD dan PRD​

AspekBRDPRD
FokusKebutuhan bisnis dan tujuan organisasiKebutuhan produk dan spesifikasi fungsional
AudiensManajemen, stakeholder bisnis, sponsorTim pengembang, QA, UI/UX
Tingkat detailBisnis, proses, ROI, regulasiFitur, modul, acceptance criteria
Pertanyaan"Apa yang dibutuhkan bisnis?""Apa yang harus dibangun produk?"
Waktu penyusunanSebelum PRDSetelah BRD disetujui

Cara Menggunakan Template​

  1. Baca seluruh template untuk memahami struktur dan ruang lingkup BRD
  2. Isi setiap bagian sesuai dengan panduan yang diberikan
  3. Bagian bertanda [OPSIONAL] boleh dihapus jika tidak relevan; bagian tanpa tanda tersebut wajib diisi
  4. Gunakan tanda [ISI DI SINI] sebagai penanda bagian yang perlu diisi
  5. Perbarui versi dokumen setiap kali ada perubahan signifikan
  6. Dapatkan tanda tangan persetujuan dari seluruh pihak berwenang sebelum dokumen dianggap final

Tingkat Kompleksitas BRD​

Tidak semua proyek memerlukan BRD dengan tingkat detail yang sama. Gunakan panduan berikut:

TingkatKarakteristik ProyekBagian yang Disarankan
RingkasProyek kecil, scope terbatas, 1-2 modul, timeline pendekBagian 1-5, 11, 15, 16
StandarProyek menengah, beberapa modul, melibatkan integrasiSemua bagian wajib + bagian opsional yang relevan
KomprehensifProyek besar, enterprise, multi-stakeholder, regulasi ketatSemua bagian termasuk seluruh bagian opsional

Panduan Peran Tim​

PeranFokus AreaKontribusi Utama
Project ManagerKeseluruhan dokumen, timeline, stakeholder, governanceMengkoordinasi pembuatan BRD, memfasilitasi workshop, mengelola persetujuan
Business AnalystKebutuhan bisnis, proses AS-IS/TO-BE, aturan bisnis, dataMenggali dan mendokumentasikan kebutuhan dari stakeholder bisnis
Technical WriterStruktur dokumen, kejelasan bahasa, konsistensiMenyusun dan mengedit dokumen agar jelas, konsisten, dan mudah dibaca
Quality AssuranceKriteria penerimaan, skenario pengujian, traceabilityMemastikan kebutuhan bisnis dapat diuji dan memiliki acceptance criteria yang jelas
Programmer / DeveloperKebutuhan teknis, feasibility, constraint sistemMemberikan masukan feasibility teknis dan implikasi implementasi

Notasi dan Format yang Digunakan​

  • TIPS: Kotak tips berisi panduan, tips, atau penjelasan tambahan untuk membantu pengisian bagian tersebut.
  • CONTOH: Teks dengan format [ISI DI SINI] menunjukkan bagian yang harus diisi oleh tim proyek sesuai konteks proyek masing-masing.
  • [OPSIONAL]: Bagian yang boleh dihapus jika tidak relevan dengan proyek.
  • Tag peran menunjukkan bagian yang paling relevan untuk peran tertentu:
    • PM Project Manager
    • BA Business Analyst
    • DEV Developer / Programmer
    • QA Quality Assurance
    • TW Technical Writer

Dokumen Masukan yang Direkomendasikan​

PM Project Manager bertanggung jawab mengumpulkan dokumen masukan berikut sebelum penyusunan BRD dimulai. Semakin lengkap dokumen masukan, semakin akurat dan komprehensif BRD yang dihasilkan.

NoDokumen MasukanDeskripsiWajib / Opsional
1Notulensi rapat / hasil wawancara stakeholderCatatan kebutuhan bisnis dari sesi penggalian kebutuhan (requirement gathering)Wajib
2Proposal proyek / Term of Reference (ToR)Dokumen inisiasi yang menjelaskan latar belakang dan lingkup proyekWajib
3SOP / proses bisnis saat ini (AS-IS)Dokumen prosedur operasional atau alur kerja yang sedang berjalanWajib (jika ada sistem existing)
4Kontrak / MoU / Perjanjian Kerja SamaDokumen legal yang mengatur batasan dan kewajiban proyekWajib
5Struktur organisasi klienBagan organisasi yang relevan dengan proyek (stakeholder, pengguna, approver)Wajib
6Dokumen regulasi / kebijakan terkaitPeraturan pemerintah, standar industri, atau kebijakan internal yang harus dipatuhiWajib (jika ada regulasi)
7Dokumentasi sistem existingScreenshot, user manual, API docs, atau ERD dari sistem yang akan digantikan/diintegrasikanOpsional
8Laporan / dashboard yang digunakan saat iniContoh output yang diharapkan dari sistem baruOpsional
9Rencana strategis organisasiDokumen visi-misi dan rencana jangka menengah/panjang organisasiOpsional
10Data volume dan performaJumlah transaksi, jumlah pengguna, SLA existingOpsional
11Hasil audit / temuan sebelumnyaTemuan dari audit internal/eksternal yang relevan dengan kebutuhan sistemOpsional

TIPS: Untuk proyek tingkat Ringkas, minimal kumpulkan dokumen no. 1-4. Untuk tingkat Standar dan Komprehensif, usahakan mengumpulkan seluruh dokumen wajib dan sebanyak mungkin dokumen opsional.


1. Document Control​

Bagian ini mencakup informasi administratif dan metadata dokumen untuk pengelolaan versi, pelacakan perubahan, dan proses persetujuan formal.

1.1 Document Identification and Metadata​

PM Project Manager bertanggung jawab atas kelengkapan metadata dokumen.

FieldValue
Document Title[ISI DI SINI - Judul lengkap BRD]
Project Name[ISI DI SINI - Nama proyek]
Project Code / ID[ISI DI SINI - Kode atau ID proyek]
Client[ISI DI SINI - Klien / pemilik proyek]
ConsultantPT. Tristar Surya Gemilang (TSG)
Document Version[ISI DI SINI - Contoh: 1.0, 1.1, 2.0]
Document Date[ISI DI SINI - Tanggal penulisan: dd/mm/yyyy]
Confidentiality Level[ISI DI SINI - Internal / Confidential / Restricted]

TIPS: Untuk proyek yang memerlukan kerahasiaan tinggi, tambahkan pernyataan kerahasiaan (confidentiality statement) di halaman awal dokumen.

CONTOH CONFIDENTIALITY STATEMENT: Dokumen Business Requirement Document (BRD) ini merupakan dokumen rahasia milik [Nama Klien]. Seluruh informasi yang terdapat di dalamnya hanya boleh digunakan untuk keperluan pengembangan sistem [Nama Sistem]. Penyebarluasan sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa persetujuan tertulis dari [Nama Klien] dilarang.

CONTOH (Sumber: BRD New bjb GIFT — Bank bjb): Dokumen Business Requirement Document (BRD) ini merupakan dokumen rahasia milik Bank bjb. Seluruh informasi yang terdapat di dalamnya hanya boleh digunakan untuk keperluan pengembangan sistem New bjb GIFT. Penyebarluasan sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa persetujuan tertulis dari Bank bjb dilarang.

1.2 Revision Log​

PM Project Manager mengelola versi dan perubahan dokumen.

VersionDateAuthorDescriptionStatus
[X.X][DD/MM/YYYY][Nama][Deskripsi perubahan][Draft/Approved]
0.1[DD/MM/YYYY][Nama]Initial BRD draftDraft
1.0[DD/MM/YYYY][Nama]Approved final versionApproved

1.3 Document Reviewers​

PM Project Manager mendefinisikan reviewer dokumen.

RoleNameCompany / Division
Author[ISI DI SINI][ISI DI SINI]
Reviewer[ISI DI SINI][ISI DI SINI]
Reviewer[ISI DI SINI][ISI DI SINI]
Approver[ISI DI SINI][ISI DI SINI]

1.4 Document Acceptance​

PM Project Manager mendefinisikan pihak yang menyetujui dokumen.

Name / DesignationSignatureDate
[ISI DI SINI]_______________[DD/MM/YYYY]
[ISI DI SINI]_______________[DD/MM/YYYY]

1.5 Reference Documents [OPSIONAL]​

BA Business Analyst mengidentifikasi dan mengumpulkan dokumen referensi yang relevan.

ReferenceDescriptionRelevance
[Dokumen 1][Deskripsi][Relevansi terhadap BRD]
Aturan Umum Validasi Form Isian (TSG)Standar validasi form di semua sistem TSGDiterapkan pada seluruh form input dalam sistem
Audit Trails, Activity Logs & History (TSG)Standar pencatatan aktivitas dan perubahan dataDiterapkan pada modul audit dan monitoring
Daftar Fitur Utilitas Sistem (TSG)Standar fitur monitoring, notifikasi, health checkDigunakan sebagai acuan fitur utilitas sistem
Kategori Temuan Major SIT (TSG)14 kategori temuan major dalam System Integration TestingDigunakan sebagai acuan kesiapan sistem untuk SIT

2. Introduction​

TW Technical Writer memastikan kejelasan dan konsistensi bahasa dalam penjelasan pengantar dokumen.

[ISI DI SINI - Jelaskan konteks dokumen BRD ini secara singkat, mencakup:]

  • Pernyataan bahwa BRD ini meresmikan kebutuhan bisnis yang telah disetujui
  • Ruang lingkup dokumen dan batasan penggunaannya
  • Hubungan dengan dokumen lain (PRD, FSD, kontrak)

CONTOH: Dokumen Business Requirement Document (BRD) ini meresmikan bahwa proyek [Nama Proyek] telah disetujui oleh Management untuk ditindaklanjuti ke tahap pengembangan. Setelah BRD ini ditandatangani, pihak-pihak terkait telah sepakat tentang apa yang akan disampaikan dan informasi yang terkandung di dalamnya akan menjadi dasar perumusan solusi teknis.

CONTOH (Sumber: BRD Artajasa CMS Revamp): Dokumen Bisnis (selanjutnya disebut sebagai "BRD") meresmikan bahwa Revamp CMS telah disetujui oleh Management untuk ditindaklanjuti ke Tahap Pengembangan Aplikasi dan persiapan seluruh kelengkapan Infrastruktur yang dibutuhkan. Setelah BRD ini ditandatangani, pihak-pihak terkait telah sepakat tentang apa yang akan disampaikan dan informasi yang terkandung di dalamnya akan menjadi dasar perumusan solusi. Dokumen ini adalah dokumen "Ruang Lingkup Proyek" dan seluruh inisiasi proyek yang diakui dan mungkin ada perubahan atau penambahan pada dokumen ini karena persyaratan khusus.


3. Executive Summary​

Executive Summary memberikan gambaran singkat mengenai konteks bisnis, solusi yang diusulkan, dan tujuan proyek. Bagian ini harus dapat dibaca dan dipahami oleh manajemen senior dalam waktu singkat.

3.1 Overview​

BA + PM Business Analyst dan Project Manager memberikan gambaran umum proyek.

[ISI DI SINI - Deskripsikan gambaran umum proyek, mencakup:]

  • Latar belakang dan konteks bisnis
  • Kondisi sistem saat ini dan keterbatasannya (jika ada)
  • Solusi yang diusulkan secara ringkas
  • Cakupan utama sistem yang akan dibangun

CONTOH: [Nama Klien] telah mengoperasikan [Nama Sistem Lama] sejak [tahun], namun sistem tersebut memiliki keterbatasan [jelaskan]. Oleh karena itu, [Nama Proyek] akan mengembangkan dan mengimplementasikan sistem baru yang mencakup [daftar cakupan utama].

CONTOH (Sumber: BRD New bjb GIFT — Bank bjb): Proyek New bjb GIFT merupakan inisiatif transformasi digital untuk menggantikan aplikasi bjb GIFT eksisting yang telah beroperasi sejak 2018. Sistem baru ini dibangun menggunakan teknologi modern, arsitektur modular, serta integrasi API-first untuk mendukung proses keuangan internal Bank bjb secara end-to-end. Aplikasi New bjb GIFT akan menjadi platform terpusat yang mencakup: pengelolaan uang muka, pengajuan dan persetujuan pembayaran operasional, pengelolaan rekening escrow, koreksi jurnal akuntansi, manajemen pajak internal, serta monitoring dan pelaporan keuangan real-time.

3.2 Goals and Objectives​

BA Business Analyst mendefinisikan tujuan bisnis proyek.

[ISI DI SINI - Jelaskan tujuan yang ingin dicapai:]

  • Tujuan bisnis utama (business goals)
  • Target terukur yang diharapkan (measurable objectives)
  • Manfaat yang diharapkan (kuantitatif dan kualitatif)

TIPS: Gunakan format SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) untuk setiap tujuan bisnis jika memungkinkan.

CONTOH (Sumber: BRD New bjb GIFT — Bank bjb):

NoTujuanDeskripsiKPI
1Meningkatkan Tata Kelola Keuangan InternalProses keuangan lebih terkontrol, terdokumentasi, dan audit-ready100% transaksi audited; zero manual reconciliation
2Mendukung Transformasi DigitalStandardisasi workflow & pengurangan proses manual40-50% manual work reduction
3Mengurangi Risiko Kesalahan & FraudValidasi otomatis dan kontrol berlapisError rate <0.5%; zero unauthorized approval

4. Business Context​

Bagian ini memberikan latar belakang komprehensif mengenai konteks organisasi dan kondisi saat ini. Untuk proyek dengan scope besar atau transformasi digital, bagian ini sangat direkomendasikan.

4.1 Organization Overview​

BA Business Analyst mengumpulkan informasi konteks organisasi.

[ISI DI SINI - Berikan gambaran umum organisasi:]

  • Nama, jenis, dan sejarah singkat organisasi
  • Struktur organisasi yang relevan dengan proyek
  • Bidang usaha dan aktivitas utama
  • Konteks strategis yang melatarbelakangi proyek

4.2 Current State Analysis (AS-IS)​

BA Business Analyst melakukan analisis kondisi saat ini.

4.2.1 Current Process Overview​

[ISI DI SINI - Deskripsikan proses bisnis saat ini:]

  • Gambaran umum proses yang ada (manual, semi-digital, atau digital)
  • Sistem atau aplikasi yang saat ini digunakan
  • Alur proses dari awal hingga akhir

CONTOH (Sumber: BRD Artajasa CMS Revamp): Artajasa telah mengimplementasikan dan mengoperasionalkan Cash Management System (CMS), namun layanan tersebut kurang fleksibel dalam pengembangan produknya karena berimpact pada banyak services ketika terdapat perubahan, dan aksesibilitas Artajasa hanya sampai level 1. Oleh karena itu, Revamp CMS diharapkan mengembangkan dan mengimplementasikan design microservice (back-end) dan micro-ui (front-end) serta aksesibilitas Artajasa dapat sampai level 3 sehingga SLA produk dapat dikontrol.

4.2.2 Current System Landscape [OPSIONAL]​

Sistem / AplikasiFungsiPemilikKeterbatasan
[Sistem 1][Fungsi][Pemilik][Keterbatasan]
[Sistem 2][Fungsi][Pemilik][Keterbatasan]

4.2.3 Pain Points and Challenges​

[ISI DI SINI - Identifikasi pain points secara spesifik dan terukur:]

NoPain PointDampakSeverityFrekuensi
1[Pain point 1][Dampak terukur][High/Med/Low][Harian/Mingguan/dll.]
2[Pain point 2][Dampak terukur][High/Med/Low][Harian/Mingguan/dll.]

TIPS PAIN POINT ANALYSIS: Gali pain points melalui wawancara dengan pengguna langsung, bukan hanya dari manajemen. Pengguna operasional sering memiliki perspektif berbeda tentang masalah sehari-hari yang tidak terlihat dari atas.

CONTOH (Sumber: BRD New bjb GIFT — Bank bjb):

KategoriPain PointDampakStakeholder Terdampak
Manual Data EntryInput berulang di banyak sistemWaste time 2-3 jam/hari, error tinggiStaff PKU, PIC Unit Kerja
Slow ApprovalApproval memakan 2-4 hariOperasional terlambatSemua unit
No Real-Time DataData baru tersedia 1-3 hariKeputusan lambat, manajemen reaktifDireksi, Kepala Div PKU
Manual ReconciliationRekonsiliasi manual antar sistemClosing terlambat, error tinggiAkuntansi
Weak Audit TrailTidak lengkap, sering hilangAudit finding, compliance riskAudit & Compliance

4.3 Business Drivers​

PM + BA Project Manager dan Business Analyst mengidentifikasi faktor pendorong bisnis.

DriverDeskripsiUrgency
[Driver Internal][Deskripsi][High/Med/Low]
[Driver Eksternal][Deskripsi][High/Med/Low]
[Regulatory Driver][Deskripsi][High/Med/Low]

CONTOH:

DriverDeskripsiUrgency
Inefisiensi proses manualProses persetujuan dokumen masih manual, memerlukan rata-rata 14 hari kerja per siklusHigh
Tuntutan regulasiOJK mewajibkan audit trail digital untuk seluruh transaksi keuangan mulai 2025High
Tekanan kompetitorKompetitor sudah mengimplementasikan layanan digital serupa sejak 2023Medium
Pertumbuhan volumeVolume transaksi meningkat 40% YoY, infrastruktur manual tidak scalableHigh

5. High-Level Business Process​

BA Business Analyst memodelkan proses bisnis secara high-level, baik AS-IS maupun TO-BE.

TIPS PROCESS MODELING: Gunakan notasi BPMN (Business Process Model and Notation) atau swimlane diagram untuk menggambarkan alur proses. Dokumen BRD dapat menyertakan diagram sebagai lampiran atau embed image.

5.1 Process Overview​

[ISI DI SINI - Deskripsikan proses bisnis utama yang dicakup sistem:]

5.1.1 [Nama Proses Bisnis 1]​

Trigger: [ISI DI SINI - Apa yang memulai proses ini]

NoLangkahPelakuAktivitasOutput
1[Nama langkah][Pelaku][Aktivitas yang dilakukan][Output]
2[Nama langkah][Pelaku][Aktivitas][Output]

End State: [ISI DI SINI - Kondisi akhir yang menandai proses selesai]

5.1.2 [Nama Proses Bisnis 2]​

[ISI DI SINI - Deskripsikan proses bisnis berikutnya]

CONTOH:

Proses Pengajuan Uang Muka​

Trigger: Karyawan membutuhkan dana operasional untuk kegiatan dinas

NoLangkahPelakuAktivitasOutput
1PengajuanPemohonMengisi form pengajuan uang muka dengan nominal, tujuan, dan tanggal kegiatanForm pengajuan terisi
2VerifikasiAtasan LangsungMemeriksa kesesuaian pengajuan dengan anggaran dan kegiatanForm terverifikasi
3ApprovalVP / Pejabat BerwenangMenyetujui atau menolak berdasarkan threshold nominalSurat persetujuan
4PencairanFinanceMemproses transfer dana ke rekening pemohonBukti transfer
5PertanggungjawabanPemohonMelaporkan penggunaan dana dengan bukti pengeluaranLaporan pertanggungjawaban

End State: Selisih dana dikembalikan atau kekurangan diganti, laporan diarsipkan.


6. Business Rules​

BA Business Analyst mendefinisikan aturan bisnis yang mengatur perilaku sistem. Bagian ini digunakan jika business rules cukup kompleks dan perlu didokumentasikan secara terpisah dari kebutuhan bisnis.

TIPS: Jika business rules sudah didokumentasikan di dalam setiap kebutuhan bisnis (Bagian 11), bagian ini bisa dilewati. Gunakan bagian ini untuk aturan bisnis yang berlaku lintas modul atau bersifat global.

6.1 [Kategori Aturan Bisnis: Nama Kategori]​

BRU-001: [Nama Aturan Bisnis]​

  • ID: BRU-001
  • Kategori: [ISI DI SINI - Contoh: Validasi, Komputasi, Otorisasi, Workflow]
  • Deskripsi: [ISI DI SINI - Pernyataan aturan yang jelas dan tidak ambigu]
  • Kondisi (IF): [ISI DI SINI - Kondisi yang memicu aturan ini]
  • Tindakan (THEN): [ISI DI SINI - Tindakan yang diambil jika kondisi terpenuhi]
  • Pengecualian (EXCEPT): [ISI DI SINI - Kondisi pengecualian jika ada]
  • Contoh: [ISI DI SINI - Contoh skenario konkret]
  • Source: [ISI DI SINI - Regulasi, kebijakan, SOP]

CONTOH (Sumber: BRD New bjb GIFT — Bank bjb): Approval Rules:

RuleKeteranganConfigurable
Amount ThresholdJumlah approver disesuaikan berdasarkan nominal pengajuanYes
Segregation of DutySubmitter tidak boleh menjadi approverNo
DelegationApproval dapat didelegasikan sementaraYes
EscalationAuto-escalate ketika SLA approval terlewatiYes

Budget Rules:

RuleValidation PointAction
Budget availabilitySaat submitReject
Plafond limitSaat submit uang mukaReject
GL validitySaat submitReject
Threshold (80%, 90%)MonitoringAlert

7. Stakeholder Analysis​

Identifikasi ekosistem stakeholders yang akan berinteraksi dengan, mendapat manfaat dari, atau terpengaruh oleh implementasi sistem.

7.1 Stakeholder Map​

PM + BA Project Manager dan Business Analyst memetakan seluruh stakeholders.

[ISI DI SINI - Petakan semua stakeholders yang relevan:]

StakeholderPeranKepentinganPengaruh
[Stakeholder 1][Peran][High/Med/Low][High/Med/Low]
[Stakeholder 2][Peran][High/Med/Low][High/Med/Low]

CONTOH:

StakeholderPeranKepentinganPengaruh
VP FinanceSponsor, pemilik anggaranHighHigh
Tim Operasional CabangPengguna utama sistem sehari-hariHighMedium
Tim IT InternalMemaintain sistem setelah go-liveMediumHigh
Auditor InternalMembutuhkan laporan audit dari sistemMediumLow
Vendor Pihak KetigaPenyedia integrasi payment gatewayLowMedium

TIPS STAKEHOLDER ANALYSIS: Jangan lupakan stakeholder "diam" — mereka yang tidak hadir dalam rapat tapi terdampak oleh sistem. Contoh: staf IT yang harus memaintain sistem, tim audit internal yang butuh laporan, atau unit compliance.


8. Regulatory and Compliance Requirements​

PM + BA Project Manager dan Business Analyst mengidentifikasi regulasi yang berlaku. Bagian ini direkomendasikan untuk proyek di industri yang diregulasi (perbankan, keuangan, pemerintahan, kesehatan).

CATATAN: Jika tidak ada regulasi khusus yang berlaku, isi bagian ini dengan "Tidak ada regulasi khusus yang berlaku untuk proyek ini." Bagian ini wajib diisi untuk memastikan tim telah mempertimbangkan aspek kepatuhan.

8.1 Applicable Regulations​

Regulasi / StandarOtoritasKewajiban UtamaKonsekuensi Ketidakpatuhan
[Regulasi 1][Otoritas][Kewajiban][Konsekuensi]
[Regulasi 2][Otoritas][Kewajiban][Konsekuensi]

CONTOH:

Regulasi / StandarOtoritasKewajiban UtamaKonsekuensi Ketidakpatuhan
PBI No. 19/10/PBI/2017Bank IndonesiaAnti pencucian uang, KYC untuk transaksi keuanganSanksi administratif, pencabutan izin
POJK No. 11/POJK.03/2022OJKManajemen risiko TI, keamanan data nasabahDenda, pembatasan layanan
ISO 27001ISOKeamanan informasi, kontrol akses, loggingGagal sertifikasi, kehilangan kepercayaan klien
UU No. 27/2022 (PDP)Pemerintah RIPerlindungan data pribadi, consent managementDenda hingga 2% pendapatan tahunan

8.2 Compliance Requirements​

[ISI DI SINI - Detailkan kebutuhan kepatuhan:]

  • Keamanan data dan privasi
  • Audit dan akuntabilitas
  • Continuity dan disaster recovery (jika belum dicakup di NFR)

9. Process Improvements / Gap Analysis​

BA Business Analyst merangkum perbaikan proses atau gap yang teridentifikasi.

NoArea / GapKondisi Saat IniKondisi TargetCara Menutup GapPriority
1[Area 1][Kondisi saat ini][Target][Solusi][High/Med/Low]
2[Area 2][Kondisi saat ini][Target][Solusi][High/Med/Low]

CONTOH (Sumber: BRD New bjb GIFT — Bank bjb):

AspekKondisi Saat Ini (AS-IS)Kondisi Target (TO-BE)Value AddedImprovement
Submission Time30-60 menit10-15 menitEfisiensi waktu signifikan50-75%
Approval Cycle2-4 hari4-8 jamCash flow lebih cepat75-90%
Budget CheckingManualReal-timeTidak ada delay100%
Journal PostingManual, 1-2 hariReal-timeAkurasi & kecepatan90%
Error Rate5-10%< 0.5%Quality boost90-95%

10. Scope​

Definisi scope yang jelas sangat penting untuk mengelola ekspektasi stakeholders, mencegah scope creep, dan menetapkan batasan yang jelas.

10.1 In Scope​

PM + BA Project Manager dan Business Analyst mendefinisikan scope.

10.1.1 Entity in Scope​

[ISI DI SINI - Daftarkan entitas bisnis yang termasuk dalam scope:]

EntityDeskripsiCakupan
[Entity 1][Deskripsi][Apa yang dicakup]
[Entity 2][Deskripsi][Apa yang dicakup]

10.1.2 Scope per Area Bisnis / Modul​

[ISI DI SINI - Daftarkan secara detail area bisnis atau modul yang termasuk dalam scope:]

[Area / Modul 1]:

  • [Proses bisnis yang dicakup]
  • [Integrasi yang diperlukan]

[Area / Modul 2]:

  • [Proses bisnis yang dicakup]
  • [Integrasi yang diperlukan]

TIPS SCOPE DEFINITION: Buat daftar in-scope yang cukup detail agar tidak menimbulkan interpretasi berbeda. Ambiguitas dalam scope adalah sumber utama perselisihan. Jika suatu area "mungkin termasuk", lebih baik dimasukkan ke daftar out-of-scope dengan keterangan "pertimbangkan untuk fase berikutnya."

CONTOH (Sumber: BRD New bjb GIFT — Bank bjb): In-Scope: A. Pengembangan Aplikasi: (1) Modul Autentikasi & Login, (2) Modul Pengelolaan Uang Muka, (3) Modul Pengajuan Pembayaran Operasional, (4) Modul Sistem Pajak, (5) Modul Rekening Escrow, (6) Modul Koreksi Jurnal, (7) Modul Laporan & Dashboard, (8) Modul Admin & Master Data. B. Integrasi Sistem: UIM Next-G, HCS, DWH, bjb Fact, Core Banking (future-ready). C. Deliverables: Dokumen (BRD, TSD, SDD, API Docs), Aplikasi & source code, KT & pelatihan, Warranty 6 bulan + maintenance 1 tahun.

Out-of-Scope: Pengadaan infrastruktur, migrasi data legacy, modifikasi sistem eksternal, mobile app native, integrasi third-party eksternal, business process re-engineering besar.

10.1.3 Volume Information [OPSIONAL]​

BA Business Analyst mendokumentasikan informasi volume.

ParameterVolume Saat IniProyeksiCatatan
Jumlah pengguna[ISI DI SINI][ISI DI SINI]
Transaksi per hari[ISI DI SINI][ISI DI SINI]
Volume data[ISI DI SINI][ISI DI SINI]

10.2 Out of Scope​

[ISI DI SINI - Daftarkan secara eksplisit item yang TIDAK termasuk dalam scope:]

Out of Scope ItemAlasan / Rencana Fase Berikutnya
[Item 1][Alasan tidak termasuk]
[Item 2][Rencana fase berikutnya]

CONTOH:

Out of Scope ItemAlasan / Rencana Fase Berikutnya
Mobile app native (Android/iOS)Fase 1 fokus web app; mobile direncanakan fase 2
Migrasi data dari sistem legacyDilakukan oleh tim DBA terpisah, bukan bagian dari proyek ini
Integrasi payment gateway pihak ketigaMenunggu kontrak vendor selesai, direncanakan Q2 2026
Business process re-engineeringDi luar scope IT; perubahan proses ditangani oleh unit bisnis

10.3 Assumptions and Constraints​

BA + PM Business Analyst dan Project Manager mendokumentasikan asumsi dan batasan.

Assumptions:

NoAsumsiDampak Jika Tidak Benar
1[Asumsi 1][Dampak]
2[Asumsi 2][Dampak]

Constraints:

KategoriConstraintImplikasi
Anggaran[Batas anggaran][Implikasi terhadap scope]
Waktu[Deadline yang tidak dapat diubah][Implikasi terhadap scope]
Teknologi[Batasan teknologi/infrastruktur][Implikasi terhadap desain]
Regulasi[Regulasi yang harus dipatuhi][Implikasi terhadap implementasi]

CONTOH (Sumber: BRD New bjb GIFT — Bank bjb): Assumptions:

NoAsumsiDampak Jika Tidak Benar
1Bank bjb akan menyediakan akses ke semua sistem yang perlu diintegrasikan (UIM Next-G, HCS, Budget System, GL System)Delay integrasi, scope reduction
2API documentation untuk sistem eksternal tersedia dan up-to-dateIntegration delay
3Infrastruktur Bank bjb (server, network, storage) memadai untuk hosting sistem baruPerformance issues

Constraints:

KategoriConstraintImplikasi
WaktuSistem harus live sebelum Q3 2025 (hard deadline)Agile methodology, MVP approach, parallel workstream
AnggaranBudget sudah fixed, tidak bisa ditambah (sesuai RKAP)Prioritize must-have features, phase 2 untuk nice-to-have
Sumber DayaDevelopment team terbatas (max 8 developers)Prioritization fitur, gunakan framework/library yang mature

11. Detailed Business Requirements​

BA + QA Business Analyst mendefinisikan kebutuhan bisnis; QA memastikan setiap kebutuhan memiliki acceptance criteria yang dapat diuji.

Bagian ini merupakan inti dari BRD. Kebutuhan bisnis dapat didokumentasikan dalam dua format tergantung kompleksitas proyek:

  • Format Modular: Dikelompokkan per modul/area bisnis dengan Actor, Use Cases, Functional Requirements, dan Data Requirements per modul. Cocok untuk proyek besar dengan banyak modul (contoh: sistem perbankan, ERP).
  • Format Flat: Daftar kebutuhan bisnis dengan ID unik (BR-xxx). Cocok untuk proyek dengan scope lebih terbatas.

TIPS MoSCoW PRIORITIZATION: Must Have = kebutuhan absolut, sistem tidak bisa berjalan tanpanya. Should Have = kebutuhan penting tapi ada workaround sementara. Could Have = nice-to-have. Won't Have (this time) = disepakati tidak dimasukkan saat ini.

Format A: Kebutuhan per Modul (Untuk Proyek Multi-Modul)​

11.A.1 [Nama Modul 1]​

Deskripsi Modul: [ISI DI SINI - Jelaskan tujuan dan cakupan modul ini]

CONTOH (Sumber: BRD New bjb GIFT — Bank bjb): Deskripsi Modul: Modul Login & Authentication adalah gerbang utama aplikasi New bjb GIFT yang mengatur autentikasi user melalui integrasi dengan UIM Next-G, otorisasi akses berdasarkan role dan permission (RBAC), manajemen session (timeout, concurrent session limit), serta pencatatan security & audit log untuk aktivitas login/logout.

Actor / User:

  • [Aktor utama 1 — Peran]
  • [Aktor utama 2 — Peran]

Menu Structure: [OPSIONAL]

[Nama Menu Utama]
+-- [Sub-menu 1]
| +-- [Sub-sub-menu]
+-- [Sub-menu 2]
+-- [Sub-menu 3]

Key Use Cases:

UC-[MOD]-001: [Nama Use Case]

  • Aktor: [ISI DI SINI]
  • Deskripsi: [ISI DI SINI - Ringkasan alur dari awal hingga akhir]
  • Kondisi Awal: [ISI DI SINI - Prasyarat]
  • Skenario Sukses: [ISI DI SINI - Alur normal]
  • Skenario Alternatif: [ISI DI SINI - Alur alternatif dan error handling]
  • Business Rules: [ISI DI SINI - Aturan bisnis yang berlaku]

CONTOH (Sumber: BRD Artajasa CMS Revamp): UC-CMS-003: Corporate Limit Configuration

  • Aktor: User Back Office (Bank)
  • Deskripsi: Mengatur limit transaksi per masing-masing corporate berdasarkan jenis transaksi (On Us, BI Fast, SKN, RTGS, RTOL).
  • Business Rules: Limit corporate tidak boleh lebih besar atau lebih kecil dari pengaturan global limit. Secara default corporate limit mengacu pada global limit. Jika global limit diubah di bawah corporate limit, maka corporate limit otomatis menyesuaikan global limit.

Functional Requirements:

FR IDRequirement StatementAcceptance Criteria (ringkas)Priority
FR-[MOD]-001[Sistem HARUS/SEBAIKNYA...][Kriteria yang dapat diuji][Must/Should/Could]
FR-[MOD]-002[Sistem HARUS/SEBAIKNYA...][Kriteria yang dapat diuji][Must/Should/Could]

TIPS FR STATEMENT: Gunakan kata "HARUS" (Must Have), "SEBAIKNYA" (Should Have), atau "DAPAT" (Could Have) untuk menunjukkan prioritas langsung pada pernyataan requirement.

CONTOH (Sumber: BRD New bjb GIFT — Bank bjb):

FR IDRequirement StatementAcceptance Criteria (ringkas)Priority
FR-AUTH-001System HARUS terintegrasi dengan UIM Next-G untuk autentikasi user via REST APILogin hanya valid bila token dari UIM menyatakan berhasil; error ditangani dengan pesan jelasMust Have
FR-AUTH-005System HARUS menerapkan account lockout setelah 5 failed login attempt dalam 30 menitSetelah melewati batas, login ditolak selama 30 menit; event tercatat di audit logMust Have
FR-AUTH-006System HARUS menerapkan session timeout 30 menit idle dengan warning 5 menit sebelumnyaSetelah timeout, session diakhiri, audit "session timeout" tercatat, user kembali ke loginMust Have

Data Requirements: [OPSIONAL]

[ISI DI SINI - Identifikasi entitas data utama modul ini:]

EntityDeskripsiAtribut Kunci
[Entity 1][Deskripsi][field1, field2, field3]

TIPS DATA REQUIREMENTS: Detail field-level (tipe data, mandatory/optional, constraint) dapat didokumentasikan sebagai lampiran Data Dictionary jika terlalu banyak untuk body dokumen.

11.A.2 [Nama Modul 2]​

[Ulangi struktur di atas untuk setiap modul]


Format B: Daftar Kebutuhan Bisnis Flat (Untuk Proyek Ringkas)​

11.B.1 [Kelompok Kebutuhan 1: Nama Area Bisnis]​

Deskripsi Area: [ISI DI SINI - Jelaskan area bisnis yang dicakup]

BR-001: [Nama Kebutuhan Bisnis]

  • ID: BR-001
  • Area Bisnis: [ISI DI SINI]
  • Deskripsi: [ISI DI SINI - "Sistem harus mampu... agar... sehingga..."]
  • Rationale: [ISI DI SINI - Mengapa kebutuhan ini ada?]
  • Priority: [Must Have / Should Have / Could Have / Won't Have]
  • Source: [ISI DI SINI - Stakeholder, regulasi, atau proses bisnis]
  • Business Rules:
    • [Aturan bisnis yang relevan]
  • Acceptance Criteria:
    • AC-001-1: [Diberikan [kondisi], ketika [aksi], maka [hasil yang diharapkan]]
    • AC-001-2: [Kriteria berikutnya]
  • Dependencies: [BR yang lain yang menjadi prasyarat, jika ada]

BR-002: [Nama Kebutuhan Bisnis]

  • ID: BR-002
  • Area Bisnis: [ISI DI SINI]
  • Deskripsi: [ISI DI SINI]
  • Rationale: [ISI DI SINI]
  • Priority: [Must Have / Should Have / Could Have / Won't Have]
  • Source: [ISI DI SINI]
  • Acceptance Criteria:
    • AC-002-1: [ISI DI SINI]

11.B.2 [Kelompok Kebutuhan 2: Nama Area Bisnis]​

[Ulangi struktur di atas untuk setiap kelompok]


Format C: User Story / Epic (Untuk Proyek Agile) [OPSIONAL]​

Format ini cocok untuk proyek yang menggunakan metodologi Agile dan membutuhkan kebutuhan dalam format User Story.

Epic: [Nama Epic]​

[ISI DI SINI - Sebagai [peran], saya ingin [kemampuan], agar [manfaat bisnis].]

User Story 1: [Nama User Story]

Sebagai [peran pengguna], Saya ingin [kemampuan/fitur], Agar [manfaat/nilai bisnis].

Acceptance Criteria:

  • [Kriteria 1]
  • [Kriteria 2]
  • [Kriteria 3]

User Story 2: [Nama User Story]

[Ulangi format di atas]

CONTOH (Sumber: BRD SISAPPRA PPNS — Satpol PP DKI Jakarta): Epic: Sebagai Satpol PP DKI Jakarta, saya ingin menginisiasi Operasi Yustisi berdasarkan laporan pelanggaran atau instruksi pimpinan, agar tim dapat segera melaksanakan penindakan terhadap pelanggaran Perda/PerGub secara sah, terstruktur, dan terdokumentasi.

User Story 1: Input Laporan Pelanggaran Sebagai petugas pelaporan atau masyarakat, saya ingin menginput laporan pelanggaran secara digital, agar laporan tersebut bisa ditindaklanjuti secara resmi oleh Satpol PP.

Acceptance Criteria:

  • Form pelaporan tersedia secara online dan internal
  • Field wajib mencakup: lokasi kejadian, jenis pelanggaran, waktu kejadian, bukti (foto/video)
  • Sistem memberikan nomor tiket laporan dan notifikasi bahwa laporan telah diterima

11.X Business Requirements Summary​

QA QA menggunakan tabel ini untuk memastikan traceability dari kebutuhan bisnis ke test case.

Req IDDeskripsi SingkatArea / ModulPriorityStatus
[BR-001 / FR-MOD-001][Deskripsi singkat][Area][Must Have][Draft/Approved]
[BR-002 / FR-MOD-002][Deskripsi singkat][Area][Should Have][Draft/Approved]

12. Ekspektasi Non-Fungsional​

BA + PM Business Analyst dan Project Manager mendefinisikan ekspektasi bisnis terhadap kualitas sistem. Bagian ini menangkap APA yang bisnis harapkan, bukan BAGAIMANA tim teknis mengimplementasikannya. Detail teknis (response time exact, arsitektur keamanan, backup schedule) didokumentasikan dalam PRD dan SDD.

AspekEkspektasi BisnisPriority
Kecepatan[ISI DI SINI — contoh: Sistem harus responsif, halaman dan laporan terbuka tanpa waktu tunggu yang mengganggu produktivitas][Must/Should]
Kapasitas[ISI DI SINI — contoh: Sistem harus mampu melayani seluruh pengguna secara bersamaan tanpa penurunan kualitas, terutama di jam sibuk][Must/Should]
Ketersediaan[ISI DI SINI — contoh: Sistem harus tersedia selama jam operasional tanpa gangguan. Jika terjadi kegagalan, operasional bisnis harus dapat dilanjutkan dalam waktu wajar][Must/Should]
Keamanan[ISI DI SINI — contoh: Data sensitif harus terlindungi, akses sesuai wewenang, seluruh aktivitas tercatat untuk keperluan audit][Must/Should]
Pemulihan[ISI DI SINI — contoh: Jika terjadi kegagalan sistem, data tidak boleh hilang lebih dari batas yang dapat ditoleransi bisnis, dan layanan harus pulih dalam waktu yang disepakati][Must/Should]
Kemudahan Penggunaan[ISI DI SINI — contoh: Pengguna baru harus dapat menggunakan fungsi utama sistem tanpa pelatihan intensif][Should/Could]
Pencatatan Aktivitas[ISI DI SINI — contoh: Seluruh aktivitas penting (transaksi, persetujuan, perubahan data) harus tercatat dan dapat ditelusuri untuk keperluan audit dan investigasi][Must/Should]
Retensi Data[ISI DI SINI — contoh: Data historis harus tersedia minimal sesuai kebutuhan regulasi dan operasional bisnis][Must/Should]

CONTOH:

AspekEkspektasi BisnisPriority
KecepatanHalaman harus terbuka dalam hitungan detik. Laporan bulanan harus tersedia dalam waktu kurang dari 10 detikMust Have
KapasitasSistem harus mampu melayani 500 pengguna bersamaan tanpa kendala, dan siap untuk pertumbuhan hingga 2.000 penggunaMust Have
KetersediaanSistem tersedia 24/7 dengan gangguan tidak melebihi 4 jam per tahun di luar jadwal pemeliharaanMust Have
KeamananHanya pengguna berwenang yang dapat mengakses data sesuai perannya. Data keuangan terenkripsi. Setiap akses tercatatMust Have
PemulihanJika sistem gagal, harus pulih dalam 4 jam. Data yang hilang maksimal 1 jam terakhirMust Have
Kemudahan Penggunaan80% pengguna mampu membuat pengajuan dan melakukan approval tanpa pelatihan formalShould Have
Pencatatan AktivitasSeluruh transaksi, approval, dan perubahan data master tercatat lengkap dan tidak dapat diubah. Tersedia untuk audit minimal 2 tahunMust Have
Retensi DataData transaksi tersimpan aktif 2 tahun, diarsip 5 tahun, sesuai kebijakan regulasi perbankanMust Have

Detail implementasi teknis (response time target per endpoint, arsitektur keamanan, backup schedule, monitoring tools) didokumentasikan dalam PRD dan SDD.


13. Data Requirements [OPSIONAL]​

BA + DEV Business Analyst mendefinisikan entitas data bisnis; Developer mendesain model data teknis. Bagian ini digunakan jika kebutuhan data belum tercakup dalam Bagian 11 (per modul).

13.1 Core Data Entities​

EntitasDeskripsi BisnisAtribut KunciPemilik Data
[Entitas 1][Deskripsi][Atribut: nama, tanggal, status, dll.][Unit/peran pemilik data]
[Entitas 2][Deskripsi][Atribut kunci][Unit/peran pemilik data]

CONTOH:

EntitasDeskripsi BisnisAtribut KunciPemilik Data
Pengajuan Uang MukaPermohonan dana operasional oleh karyawannomor pengajuan, pemohon, nominal, tujuan, tanggal kegiatan, statusFinance
Transaksi PembayaranCatatan pembayaran ke vendor/pihak ketiganomor transaksi, vendor, nominal, kategori, tanggal bayar, buktiFinance
KaryawanData pegawai yang menggunakan sistemNIP, nama, jabatan, unit kerja, email, roleHR

13.2 Data Quality and Governance [OPSIONAL]​

[ISI DI SINI - Tentukan kebijakan tata kelola data:]

  • Kebijakan retensi data
  • Kebijakan akses data
  • Penanganan data pribadi (sesuai regulasi yang berlaku)
  • Standar kualitas data minimum

CONTOH:

  • Retensi: Data transaksi disimpan aktif selama 2 tahun, diarsip selama 5 tahun, dihapus setelah 7 tahun
  • Akses: Data keuangan hanya dapat diakses oleh role Finance dan Auditor; karyawan hanya melihat data miliknya sendiri
  • Kualitas: Tidak boleh ada duplikasi NIP; setiap transaksi harus memiliki bukti pendukung yang ter-upload

14. Risk Assessment​

PM Project Manager bertanggung jawab atas manajemen risiko proyek.

14.1 Risk Register​

IDRisikoKategoriProbabilityImpactRisk ScoreMitigation Strategy
R-001[Risiko 1][Kategori][H/M/L][H/M/L][H/M/L][Strategi mitigasi]
R-002[Risiko 2][Kategori][H/M/L][H/M/L][H/M/L][Strategi mitigasi]

Kategori Risiko yang Umum: Bisnis, Teknologi, Sumber Daya, Regulasi, Keamanan, Manajemen Perubahan, Vendor/Pihak Ketiga, Data.

RISK SCORING: Risk Score = Probability x Impact. High-High = Critical (butuh perhatian segera). High-Medium = High Risk (perlu mitigasi aktif). Medium-Medium = Moderate (monitor dan siapkan contingency).

CONTOH (Sumber: BRD New bjb GIFT — Bank bjb):

IDRisikoKategoriProbabilityImpactRisk ScoreMitigation Strategy
TR-001Integration dengan UIM Next-G gagal atau tidak stabilIntegrationHigh (70%)HighCriticalEarly integration testing, dedicated integration team, regular sync dengan tim UIM
TR-002Performance sistem tidak memenuhi target (response time > 2 detik)PerformanceMedium (50%)HighHighPerformance testing sejak awal, code review fokus performance, database indexing, caching (Redis)
BR-001User resistance to change (lebih nyaman dengan sistem lama)Change MgmtHigh (60%)HighCriticalProgram change management, user champion di tiap unit, early user involvement & pilot

14.2 Risk Details [OPSIONAL]​

Untuk risiko dengan score High atau Critical, dokumentasikan detail berikut:

R-001: [Nama Risiko]​

  • Deskripsi: [ISI DI SINI]
  • Penyebab Potensial: [ISI DI SINI]
  • Dampak Jika Terjadi: [ISI DI SINI]
  • Mitigation Strategy: [ISI DI SINI]
  • Contingency Plan: [ISI DI SINI]
  • Risk Owner: [ISI DI SINI]

15. Project Governance and Timeline​

PM Project Manager mendefinisikan tata kelola dan timeline proyek.

15.1 Project Governance​

Project Working Committee​

NameContactRole
[ISI DI SINI][ISI DI SINI][ISI DI SINI]
[ISI DI SINI][ISI DI SINI][ISI DI SINI]

Project Steering Committee [OPSIONAL]​

NameContactRole
[ISI DI SINI][ISI DI SINI][ISI DI SINI]

[ISI DI SINI - Jelaskan mekanisme governance: frekuensi pertemuan, eskalasi isu, decision-making]

CONTOH (Sumber: BRD Artajasa CMS Revamp): Steering Committee Proyek membentuk tim proyek bekerja dan akan bertemu (atau melalui konferensi telepon) mingguan untuk meninjau kemajuan, mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah atau meningkatkannya ke PSC. Frekuensi pertemuan PSC akan dijadwalkan secara bulanan (month on month), dan dapat berubah untuk kemajuan proyek.

15.2 Project Timeline​

[ISI DI SINI - Berikan gambaran timeline proyek:]

FaseNama FaseDurasiTimelineDeliverable Utama
1[ISI DI SINI][ISI DI SINI][DD/MM/YYYY - DD/MM/YYYY][ISI DI SINI]
2[ISI DI SINI][ISI DI SINI][DD/MM/YYYY - DD/MM/YYYY][ISI DI SINI]
3[ISI DI SINI][ISI DI SINI][DD/MM/YYYY - DD/MM/YYYY][ISI DI SINI]

CONTOH:

FaseNama FaseDurasiTimelineDeliverable Utama
1Requirement & Design6 minggu01/01/2026 - 14/02/2026BRD, PRD, SDD, UI Design
2Development12 minggu15/02/2026 - 08/05/2026Source code, unit test
3SIT & Bug Fixing4 minggu09/05/2026 - 05/06/2026Test report, bug fixes
4UAT & Go-Live Prep4 minggu06/06/2026 - 03/07/2026UAT sign-off, deployment
5Go-Live & Warranty4 minggu04/07/2026 - 31/07/2026Production release, support

15.3 Key Milestones [OPSIONAL]​

NoMilestoneTarget DateKriteria PencapaianDependensi
M-01BRD Final Approved[DD/MM/YYYY]Tanda tangan semua approval authority-
M-02PRD Approved[DD/MM/YYYY][Kriteria]M-01
M-03Development Complete[DD/MM/YYYY][Kriteria]M-02
M-04SIT Passed[DD/MM/YYYY]0 temuan major terbukaM-03
M-05UAT Approved[DD/MM/YYYY][Kriteria]M-04
M-06Go-Live[DD/MM/YYYY][Kriteria]M-05

CONTOH:

NoMilestoneTarget DateKriteria PencapaianDependensi
M-01BRD Approved15/01/2026Tanda tangan seluruh stakeholder-
M-02PRD & SDD Approved14/02/2026Review oleh Tech Lead + BAM-01
M-03Development Complete08/05/2026Seluruh modul selesai, unit test passM-02
M-04SIT Passed05/06/20260 temuan major terbukaM-03
M-05UAT Approved03/07/2026Sign-off dari business ownerM-04
M-06Go-Live04/07/2026Deployment sukses, monitoring 24 jamM-05

TIPS TIMELINE: Jangan underestimate waktu untuk UAT dan change management — ini selalu lebih lama dari yang diperkirakan.


16. Deliverables [OPSIONAL]​

PM Project Manager mendefinisikan deliverables proyek.

NoDeliverableDeskripsiPICTarget
1BRDBusiness Requirements DocumentBA[Tanggal]
2PRDProduct Requirements DocumentBA[Tanggal]
3SDDSystem Design DocumentDEV[Tanggal]
4Source CodeKode sumber aplikasiDEV[Tanggal]
5Test ReportLaporan hasil testing (SIT, UAT)QA[Tanggal]
6User ManualPanduan penggunaan sistemTW[Tanggal]
[N][Deliverable lain][Deskripsi][PIC][Tanggal]

CONTOH:

NoDeliverableDeskripsiPICTarget
1BRD v1.0Business Requirements Document finalBA15/01/2026
2PRD v1.0Product Requirements DocumentBA14/02/2026
3SDD v1.0Software Design DocumentTech Lead14/02/2026
4Source Code + RepositoryKode sumber di GitLabDev Team08/05/2026
5Test Report (SIT + UAT)Laporan hasil testingQA03/07/2026
6User ManualPanduan penggunaan untuk end userTW03/07/2026
7Knowledge TransferSesi pelatihan + dokumentasi adminPM + Dev10/07/2026
8Warranty SupportDukungan pasca go-live selama 6 bulanDev Team31/12/2026

17. Approval and Sign-off​

Bagian ini mendokumentasikan persetujuan formal dari seluruh pihak berwenang yang menandakan BRD telah disetujui dan proyek dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.

17.1 Sign-off Records​

Dengan menandatangani dokumen ini, pihak-pihak berikut menyatakan bahwa mereka telah membaca, memahami, dan menyetujui isi Business Requirements Document ini. Persetujuan ini memberikan wewenang kepada tim proyek untuk melanjutkan ke tahap pengembangan berdasarkan kebutuhan yang tertulis dalam dokumen ini.

NamaJabatanDivisi / UnitTanggalTanda Tangan
[ISI DI SINI][ISI DI SINI][ISI DI SINI][DD/MM/YYYY]_______________
[ISI DI SINI][ISI DI SINI][ISI DI SINI][DD/MM/YYYY]_______________
[ISI DI SINI][ISI DI SINI][ISI DI SINI][DD/MM/YYYY]_______________

CATATAN PENTING: Persetujuan pada dokumen ini tidak mengizinkan perubahan scope atau kebutuhan tanpa melalui proses Change Request formal. Setiap perubahan setelah BRD disetujui harus didokumentasikan, dinilai dampaknya, dan mendapatkan persetujuan ulang dari pihak yang berwenang.

17.2 Change Request Process (Post-Approval)​

PM Project Manager mengelola proses perubahan setelah BRD disetujui.

Kriteria yang Memerlukan Change Request:

  • Penambahan kebutuhan bisnis baru yang tidak ada dalam BRD ini
  • Perubahan scope yang mempengaruhi anggaran atau timeline lebih dari [ISI DI SINI - threshold, misal 10%]
  • Perubahan business rules yang mempengaruhi alur proses utama
  • Perubahan yang mempengaruhi integrasi dengan sistem lain

Prosedur Change Request:

  1. Pemohon mengajukan Change Request Form kepada PM
  2. BA melakukan impact analysis (scope, biaya, timeline)
  3. Steering Committee mengevaluasi dan memutuskan
  4. Jika disetujui: update BRD, dapatkan tanda tangan ulang, komunikasikan ke tim
  5. Jika ditolak: dokumentasikan keputusan dan alasan penolakan
CR IDTanggal PengajuanDeskripsi PerubahanDampakStatusDiputuskan OlehTanggal Keputusan
CR-001[DD/MM/YYYY][ISI DI SINI][ISI DI SINI][Approved/Rejected/Pending][Nama][DD/MM/YYYY]

Lampiran A: Checklist Validasi BRD [OPSIONAL]​

Gunakan checklist ini untuk memvalidasi kelengkapan BRD sebelum diserahkan untuk review.

NoChecklist ItemStatusCatatan
1Document control lengkap (metadata, revision log, reviewers)[Ya/Tidak]
2Introduction dan Executive Summary jelas dan ringkas[Ya/Tidak]
3Stakeholder teridentifikasi lengkap[Ya/Tidak]
4Scope (in-scope dan out-of-scope) terdefinisi jelas[Ya/Tidak]
5Assumptions dan constraints terdokumentasi[Ya/Tidak]
6Proses bisnis high-level terdokumentasi[Ya/Tidak]
7Seluruh kebutuhan bisnis memiliki ID unik[Ya/Tidak]
8Setiap kebutuhan memiliki prioritas (MoSCoW)[Ya/Tidak]
9Acceptance criteria dapat diuji (testable)[Ya/Tidak]
10Non-functional requirements terdefinisi[Ya/Tidak]
11Integrasi dengan sistem lain teridentifikasi[Ya/Tidak]
12Risiko teridentifikasi dan ada mitigasi[Ya/Tidak]
13Timeline dan milestones realistis[Ya/Tidak]
14Approval matrix dan sign-off section tersedia[Ya/Tidak]
15Referensi standar TSG (validasi, audit trail, utilitas) tercantum[Ya/Tidak]
16Dokumen telah di-review oleh BA, PM, DEV, dan QA[Ya/Tidak]

Hanya digunakan untuk kalangan internal PT. Tristar Surya Gemilang dan tidak untuk didistribusikan secara umum.